Tampilkan postingan dengan label bikin ijasah cepat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bikin ijasah cepat. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 November 2020

Yang harus dipersiapkan menjelang AKM

Yang harus dipersiapkan menjelang AKM

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim secara resmi mengganti Ujian Nasional (UN) dengan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter (SK) mulai tahun 2021. Beliau juga menjelaskan konsep Asesmen Kompetensi Minimum merupakan asesmen yang mengukur kemampuan minimal yang dibutuhkan para siswa. Kata Nadiem, materi yang dinilai adalah literasi dan numerasi.

AKM itu terdiri dari ujian kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi) dan kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi) yang digelar pada jenjang tengah yakni kelas 4 SD, 8 SMP , dan 11 SMA. Kemampuan numerasi tak kalah dengan kemampuan berliterasi, kemampuan dalam menghadapi angka angka atau data data ini sangat dibutuhkan di masa depan.  Bahkan kehidupan masa depan akan bergantung kepada kemampuan mengolah data atau angka angka ini. 

Pertama, Kemampuan berliterasi dalam AKM adalah kemampuan dalam memahami bacaan. Pelajaran apa pun, mengharuskan siswa mampu berliterasi. Jadi, kemampuan berliterasi adalah kemampuan lintas mata pelajaran. Sekarang beban itu masih diletakkan di pundak guru guru bahasa Indonesia. Sebuah kesalahan yang harus cepat diperbaiki. Kemampuan berliterasi juga merupakan kemampuan yang dibutuhkan setiap orang dalam sepanjang hayatnya.  Dalam kehidupan seseorang, bahkan ke depan, mengharuskan kepemilikan kemampuan berliterasi model ini. Sekolah merupakan lembaga yang pas untuk menyemaikan kemampuan dasar ini.  

Kedua, kemampuan numerasi. Tak kalah dengan kemampuan berliterasi, kemampuan dalam menghadapi angka angka atau data data ini sangat dibutuhkan di masa depan.  Bahkan kehidupan masa depan akan bergantung kepada kemampuan mengolah data atau angka angka ini. 

Survey Karakter adalah upaya untuk mengetahui kondisi ekosistem karakter para murid di sekolah terkait apakah azas Pancasila benar-benar dirasakan para murid dalam interaksi di sekolah.

“[Survei karakter] ini suatu keharusan. Jadi kalau kita tidak melakukan survei karakter kita tidak mengetahui kondisi keamanan, kerukunan hingga akhlak dari murid kita,” kata Nadiem usai menghadiri Rapat Koordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan Seluruh Indonesia. Survei ini juga bentuknya bukan berupa tes untuk para siswa tersebut. Nantinya, kata Nadiem, disiapkan alat ukur yang sulit untuk diakali oleh oknum.

Nah, dengan AKM dan SK maka keduanya dapat mengukur baik kemampuan kognitif siswa maupun afektif siswa.

Bagi adik-adik SMP/MTs dan SMA/MA/SMK yang akan mengikuti AKM dan Survey Karakter T.P. 2020/2021, agar memperoleh hasil Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survey Karakter (SK) yang memuaskan dapat melaksanakan tips persiapan ujian sebagai berikut :

  1. Buat rencana studi mulai sekarang, untuk dua minggu ke depan.
  2. Persiapkan waktu untuk mengulang kembali setiap pelajaran sekolah yang akan diujikan.
  3. Mengulang kembali pelajaran dilakukan setiap hari.
  4. Saat mengulang pelajaran, kamu dapat menjawab pertanyaan dan ringkasan dari topik pelajaran terkait. Kamu bisa membuat latihan yang sempurna.
  5. Pelajaran yang diulang tiap hari juga harus berganti-ganti
  6. Latihlah menjawab pertanyaan dari soal-soal ujian sebelumnya (yang pernah diujikan). Perhatikan dengan baik soal-soal.Kesalahan yang sering terjadi pada siswa, yakni tidak teliti membaca semua bagian pertanyaan sebelum menjawabnya.
  7. Istirahat sejenak (maksimal lima menit).
  8. Setiap hari berolahraga minimal 30 menit, jalan cepat, berenang atau bersepeda sebentar. Kamu akan merasa segar kembali. Ini akan membantu meringankan beban di otak.
  9. Siswa butuh energi untuk mengerjakan ujian yang terbaik. Konsumsi makanan sehat, seperti sayur dan buah sangat penting untuk tingkatkan konsentrasi.
  10. Seringlah mengikuti Try Out online dan serius untuk megikuti Simulasi AKM dan SK yang dilaksanakan sekolah serta tidak lupa beribadah sesuai agama dan keyakinanmu

Demikian tips untuk adik – adik yang akan mengikuti AKM dan SK Tahun Pelajaran 2020/2021. Semoga sukses memperoleh hasil yang maksimal.

Sumber : https://pascaldaddy512.com/10-tips-persiapan-menghadapi-unbk-2020/

UNBK Dihapus, Terbitlah AKM

UNBK Dihapus, Terbitlah AKM


AKM dan survei karakter, terdiri dari soal-soal yang mengukur kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter. Bentuk soal AKM akan diperkenalkan kepada siswa yang mengikuti simulasi UN tahun ini, sehingga ada kemungkinan pula bentuk-bentuk soal tersebut juga akan keluar saat UN utama nantinya. Sedangkan bagi guru juga akan diperkenalkan bentuk soal AKM sebagai gambaran bagaimana mengelola proses pembelajaran kedepannya dan bagaimana melakukan penilaian dengan bentuk soal AKM.

Bentuk soal AKM yang diperkenalkan kepada guru, tidak terbatas hanya untuk guru mata pelajaran yang di UN-kan saat ini, akan tetapi untuk semua guru mata pelajaran. Artinya bentuk soal AKM merupakan bentuk soal lintas kompetensi, lintas bidang dan/atau lintas mata pelajaran. Tidak lagi membedakan mata pelajaran secara signifikan akan tetapi melihat sebuah kompetensi sebagai gambaran utuh dari puzzle berbagai mata pelajaran. Mata pelajaran yang ada akan menjadi “tools” untuk membentuk kompetensi tersebut.

Menurut Pak Menteri, Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) adalah kompetensi yang benar-benar minimum di mana kita bisa memetakan sekolah-sekolah dan daerah-daerah berdasarkan kompetensi minimum. Ini kompetensi minimum kompetensi dasar yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun materinya. Ini adalah kompetensi minimum yang dibutuhkan murid untuk bisa belajar apa pun mata pelajarannya.

Selanjutnya Pak Menteri juga menjelaskan bahwa materi AKM ada dua yaitu literasi (baca-tulis) dan numerasi. “Literasi’ bukan sekadar kemampuan membaca, tapi juga kemampuan menganalisis suatu bacaan serta kemampuan untuk mengerti atau memahami konsep di balik tulisan tersebut. Sedangkan ‘numerasi’ adalah kemampuan menganalisis menggunakan angka. Dia menekankan ‘literasi’ dan ‘numerasi’ bukan tentang mata pelajaran bahasa atau matematika, melainkan kemampuan murid-murid menggunakan konsep itu untuk menganalisis sebuah materi. Bukan berdasarkan mata pelajaran lagi. Bukan berdasarkan penguasaan konten materi.

tahun ini AKM dan survey karakter diujicobakan, baik pada siswa maupun guru. Rencananya tahun 2021 AKM dan survey karakter sudah diterapkan sebagai pengganti UN.

Sekelumit Cerita dari rekan yg sudah mengikuti AKM guru di SMK

Setelah submit, ada perintah mulai mengerjakan soal. Tara…!!! Benar juga, redaksi soalnya panjang-panjang, bahkan ada yang sehalaman, banyak gambar, grafik, table, dan diagram. Menjawabnya pun ada yang dengan mencentang boleh lebih dari satu. Ada yang memilih salah atau benar, pilihan ganda, dan ada pula yang uraian. Untuk yang jawaban berupa uraian ini dibatasi jumlah karakternya.

Soal hanya 10 buah dengan durasi 30 menit. Tapi yaitu, kami harus membaca dan memahami stimulusnya terlebih dahulu. Terkadang harus mengulang agar lebih mengerti. Ketika menjawab pun, kami terlebih dahulu harus membandingkan, mengidentifikasi, menganalisa dan juga menyimpulkan terhadap permasalahan yang ditanyakan. Hal itu tidak bisa dilakukan dengan tergesa-gesa, kami benar-benar harus berkonsentrasi agar bisa menalar dengan baik.

Setelah selesai, ternyata masih ada soal sesi berikutnya yaitu survey karakter. Jumlahnya 13 buah dengan durasi 30 menit. Kali ini berupa soal pilihan ganda yang berisi kasus-kasus yang redaksinya lebih pendek. Tepatnya soal-soal yang sesi dua ini mengarah pada penilaian kepribadian. Jadi kita diminta memilih alternative-alternatif jawaban yang menurut kita tepat untuk menyelesaikan permasalahan yang ditanyakan.

Ooo…ternyata AKM itu begini to? Menurutku sangat bagus jika siswa dibiasakan menyelesaikan soal-soal semacam ini. Soal-soal yang kontekstual, menyoal isu terkini, dan memerlukan penalaran yang tinggi. Sehingga berpikirnya pun harus secara holistik dan komprehensif. Dengan begitu, para guru juga semestinya harus membiasakan bentuk-bentuk soal tersebut dalam keseharian proses penilaian. Proses pembelajarannya pun juga harus mampu menghantarkan siswa dapat menjawab berbagai bentuk soal seperti pilihan ganda, dari yang biasa hingga yang komplek, uraian, missing word, menjodohkan, benar-salah, dan ceklist. Selain itu tugas-tugas untuk siswa berupa proyek dan portofolio juga semakin ditingkatkan

Sumber : https://smpn1tanjungpinang.sch.id/apa-sih-akm-asesmen-kompetensi-minimum-ikuti-selengkapnya/

Rabu, 28 Oktober 2020

Ujian Nasional Paket C 2020 dihapuskan

Ujian Nasional Paket C 2020 dihapuskan begitulah judul artikel kali ini apakah Ujian Nasional Paket C 2020 atau UNBK Paket C 2020 benar benar dihapuskan ???? nah teman teman bisa baca dulu artikel dibawah ini yang kami ambil sumber beritanya dari Kompas.com 12/03/2020 

Banyak yang menyambut positif berakhirnya Ujian Nasional (UN) di tahun 2020. Namun sejatinya, UN tidak dihapus, melainkan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter. AKM merupakan salah satu gebrakan yang dilakukan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melalui program Merdeka Belajar. "Tahun 2021 UN akan diganti menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan survei karakter," ujar Nadiem saat memaparkan program Merdeka Belajar di Hotel Bidakara,Jakarta, akhir tahun lalu. Menurut Nadiem, AKM dapat menjadi penilaian yang lebih komprehensif untuk mengukur kemampuan minimal siswa. Nantinya, AKM akan berisi materi yang meliputi tes kemampuan literasi, numerasi dan pendidikan karakter. Baca juga: 5 Tips Memilih Bimbel Tepat untuk Hadapi Ujian Nasional hingga UTBK Hal tersebut ditegaskan kembali oleh Plt Kepala Badan Penelitian, Pengembangan dan Perbukuan Totok Suprayitno. Menurut Totok, soal AKM akan sangat berbeda dengan soal UN sehingga siswa maupun guru perlu lebih menyiapkan diri. "Di UN jarang dikenal soal [AKM] ini. Jadi kira-kira, soal AKM yang berbeda dengan UN lebih kepada pemahaman," terang Totok dalam Bincang Sore Kemendikbud, di Jakarta, Rabu (11/3/2020). Totok menjelaskan, soal numerasi pada AKM bukan lagi soal matematika yang identik dengan angka-angka dan rumus. Melainkan bagaimana menyelesaikan persoalan dengan nalar matematika. Baca juga: Universitas Terbaik Indonesia Versi QS World University Rankings 2020 "Misalnya persoalan kapan sampah itu bisa terurai agar tidak mencemari lingkungan. Kehidupan sehari-hari akan kita angkat dalam soal supaya anak juga kenal dengan persoalan hidup sekaligus bisa menjawab soal ujian," kata Totok. Soal-soal AKM yang diberikan oleh Kemendikbud melalu laman Youtube pun menuai beragam komentar dari masyarakat. "Gua Teknisi UNBK tingkat SMP, udah liat contoh soal Asesment, mantap banget. Bener-bener menuntut siswa-siswi tuk cermat membaca dan memahami kasus. Outputnya bisa melihat kemampuan anak dalam menyelesaikan suatu masalah dan dapat merangsang kreatifitas..TOP dukung banget. Selamat tinggal hitung kancing baju :D," tulis Fitria Dudi Aprillianto. Contoh soal Numerasi yang disajikan Kemendikbud terbagi atas beberapa level, yakni level Pemahaman Konsep, level Aplikasi Konsep dan level Penalaran Konsep. Sedangkan literasi terbagi atas level Mencari Informasi dalam Teks, level Memahami Teks, dan level Mengevaluasi dan Merefleksi Teks.

Penulis : Ayunda Pininta Kasih
Editor : Yohanes Enggar Harususilo

Jumat, 23 Oktober 2020

Kelas Kelas Belajar siswa paket C/B/A

Kelas Kelas Belajar siswa paket C/B/A

Untuk lebih mendekatkan dan mempermudah proses pembelajaran, kami membuka 2 kelas pembelajaran untuk paket C/B/A yaitu yang berlokasi di :


Kelas Pondok Kacang, Kota Tangerang Selatan atau biasa disebut Tangsel

Kelas Pondok Kacang yang bertempat di kecamatan Pondok Aren diperuntukkan untuk siswa yang berdomisili di Kota Tangerang Selatan atau disebut Tangsel, Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan sekitarnya seperti kreo, pinang, ciledug, karang tengah, bintaro, pasar bengkok, BSD, graha raya, bintaro sektor IX, ciputat, pamulang, ceger, parigi, sarua indah, UIN ciputat, lebak bulus, cengkareng, kebayoran, petukangan, parung serab, mencong, pesanggrahan, ulujami, pondok betung, pondok ranji, pondok labu, pondok cabe.

Fasilitas kelas Pondok Kacang

  1. Ruang kelas ukuran 8 x 5 meter persegi
  2. Pendingin ruangan (AC dan Kipas Angin)
  3. White Board
  4. Infocus
  5. Layar Infocus
  6. Komputer / Laptop buat tutor
  7. Akses wifi

Info seputar paket C/B/A dan pendaftaran di kelas Pondok Kacang hubungi 0896-5315-0991

 

Kelas Cipondoh, Kota Tangerang

Kelas Cipondoh diperuntukkan untuk siswa yang berdomisili di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang dan sekitarnya seperti cipondoh, cikokol, cimone, gondrong, perumnas, legok, curug, kelapa dua, jatiuwung, kotabumi, poris, bitung, binong, karawaci, tanah tinggi, BSD, batu ceper, sewan, tanjung pasir, mauk.

Fasilitas kelas Cipondoh

  1. Ruang kelas ukuran 8 x 5 meter persegi
  2. Pendingin ruangan (AC dan Kipas Angin)
  3. White Board
  4. Infocus
  5. Layar Infocus
  6. Komputer / Laptop buat tutor
  7. Akses wifi

Info seputar paket C/B/A dan pendaftaran di kelas Cipondoh hubungi 0896-5315-0991

Ijasah Sekolah Paket C setara secara hukum dengan ijasah SD/SMP/SMA

Ijasah Sekolah Paket C setara secara hukum dengan ijasah SD/SMP/SMA

Keberadaan sekolah paket semakin banyak tumbuh di lingkungan sekitar kita, dengan menjanjikan keunggulan dari masing masing sekolah termasuk kami PKBM Dharma Putra Mandiri yang terletak di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, namun keberadaan sekolah paket juga tidak diselingi dengan pemberian informasi yang benar tentang status dari ijasah yang dikeluarkan.

Masih banyak masyarakat yang kurang paham atau bahkan tidak mengetahui perihal status ijasah paket C/B/A yang dia akan miliki setelah lulus, sehingga kabar kabar miring pun ikut berhembus ditambah lagi dengan oknum oknum yang memanfaatkan peluang untuk mendapatkan keuntungan sesaat.

Kabar kabar miring yang berkembang sangat banyak seperti :

  1. Ijasah sekolah paket yang tidak bisa dipakai kuliah
  2. Ijasah sekolah paket yang tidak bisa dipakai bekerja
  3. Ijasah sekolah paket yang tidak bisa dipakai buat mendaftar sekolah kedinasan seperti mendaftar sekolah kepolisian / TNI dan sejenisnya

Serta hal hal lain yang akan kami sampaikan secara bertahap, untuk saat ini pembahasam kami akan berfokus pada Ijasah sekolah paket setara secara hukum dengan Ijasah SD/SMP/SMA hal ini sesuai dengan surat edaran tahun 2006, Menteri Pendidikan Nasional yang menegaskan bahwa ijazah Paket A/Paket B/Paket C setara secara hukum dengan ijazah SD/SMP/SMA. Surat Edaran Mendiknas bernomor: 107/MPN/MS/2006 tersebut ditujukan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara, Kepala Staf TNI AD, TNI Al, TNI AU, Kapolri, Kepala BKN, dan Rektor Universitas/Direktur Politeknik/Ketua Sekolah Tinggi.


Atas dasar surat edaran diatas itulah maka kami berharap kabar perihal kekeliruan yang berkembang di masyarakat bisa terbantahkan.

Kepada siswa siswi sekolah paket, atau bagi yang masih ragu ragu ayooo segera daftarkan diri anda segera. Jangan menunda nunda kejar masa depan kalian, masa depan kalian ya adanya ditangan kalian sendiri. Segera berusaha dan tak lupa selalu berdoa.

PKBM Dharma Putra Mandiri adalah sekolah paket C, paket B, paket A, dan home schooling yang terletak di Pondok Aren, Kota Tangsel

Info lebih lanjut bisa konsultasi via Whatsapp di 0896-5315-0991 (Chat - Jam kerja)

Selasa, 20 Oktober 2020

Pembuatan Kelas Studio di Pondok Aren Tangerang Selatan atau Tangsel untuk mendukung Pembelajaran

Pembuatan Kelas Studio di Pondok Aren Tangerang Selatan atau Tangsel untuk mendukung Pembelajaran

Metode pembelajaran merupakan salah satu strategi yang sangat kami pertimbangkan, mengingat waktu belajar yang singkat, serta materi yang banyak untuk dapat dipelajari oleh siswa apalagi dengan suasana pandemi Covid 19 seperti ini maka perlu bagi kami untuk membuatkan studio mini guna mendukung Pembelajaran Jarak Jauh, studio mini tersebut kami bangun di Pondok Aren Tangerang Selatan atau Tangsel. Adapun kebutuhan yang dipersiapkan untuk mendukung studio mini tersebut adalah :
  1. Jaringan Internet minimal 10 Mbps
  2. Komputer ( Spec. Proc. Min Dual Core, Harddisk min 80 Gb, Ram min 2 GB, OS Win 8 )
  3. Webcam
  4. Mic + Headset
  5. Latar / Background
Dengan menggunakan studio mini tersebut kami harapkan materi materi bisa disampaikan dari Guru ke siswa secara Live (Siaran Langsung) menggunakan aplikasi Google Meet, Classroom, Instagram atau facebook, selain itu tetap juga kami persiapkan metode metode standar pembelajaran seperti :
  1. Kelas virtual : yaitu dimana siswa dan guru bisa berdiskusi di suatu media pembelajaran online ( E-Learning, Zoom )
  2. Kelas tatap muka : yaitu dimana siswa dan guru bisa bertemu untuk belajar dan diskusi di suatu kelas pembelajaran
  3. Tugas & Latihan : yaitu dimana siswa diharapkan bisa mencoba suatu kasus/soal/tugas untuk dikerjakan dirumah, dan bisa ditanyakan atau dibahas melalui media chatting (whatsapp) serta media pembelajaran online (Ujian Online)
  4. Buku/LKS
Dengan 4 metode pembelajaran itulah diharapkan siswa bisa memanfaatkan waktu belajar secara maksimal sehingga dengan waktu yang singkat siswa bisa menyerap ilmu yang didapatkan dengan baik.

Adapun fungsi kami mengadakan studio mini karena lokasi kami terletak di Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan atau Tangsel namun banyak juga siswa yang berdomisili di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Depok, Bogor